
Kurang lebih beberapa bulan yang lalu, seorang teman penulis yang sama-sama bergelut dalam bidang Web Development mengajukan beberapa pertanyaan, sekilas terlihat seperti sesuatu yang sepele namun penulis berpikir memang ini pertanyaan yang mendalam. :) Namun sebetulnya apa yang ditanyakan? Beliau menanyakan, bagaimana membuat website itu memiliki tampilan yang sama meskipun dibuka dengan browser yang berbeda? Kemudian dia menambahkan apa ada teknik lain selain menggunakan CSS Resetter?
Waktu itu saya sendiri belum bisa menjawabnya, karena teknik lainnya itu saya dapatkan setelah menjalani lamanya waktu pertapaan. :D. Saya yakin senior-senior di atas saya mengetahui hal ini lebih dulu ketimbang saya sendiri. Yakni Standard Compliance dan Quirks Mode pada halaman HTML. Dua mode ini dapat terlihat dengan jelas jika Anda menggunakan Mozilla Firefox dan tambahan Add On Web developer.
Dua mode inilah yang menyebabkan browser membedakan proses rendering halaman HTML. Sebetulnya apa fungsi dari dua mode ini? Secara sederhananya dengan mode Standards Compliance yang dipadukan dengan CSS Resetter maka tampilan halaman website yang Anda buat dapat terlihat sama meskipun di akses dengan menggunakan browser yang berbeda.
Seorang web designer pemula biasanya tidak menyertakan baris di bawah ini kedalam file HTML nya sehingga browser menganggapnya sebagai Quirks Mode, dan akibatnya tampilan halaman akan berbeda jika di akses menggunakan browser yang berbeda.
Cukup sederhana, tambahkan baris di atas tersebut ke dalam halaman html Anda, dan browser akan mendeteksi halaman tersebut sebagai Standard Compliance Mode, dan membedakan proses rendering file HTML.
Selamat bereksplorasi.
Kamis, 10 Februari 2011
Perbedaan Standards compliance dan Quirks mode pada Halaman HTML?
Minggu, 06 Februari 2011
Menggunakan Gmail Sebagai Pengirim Email Pada Joomla
Halo, tahun baru telah terlewat beberapa hari ya? jangan sampai kejadian buruk di tahun kemarin terulang kembali di tahun ini, usahakan tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya. Amin. saya akan coba membawa tutorial CMS kali ini Oke, kehebatan dari manusia adalah kemauannya untuk melakukan try and error pada bidang apapun, hingga try and error ini juga berlaku di dunia nyata, tapi jangan sampai try and error ini melebihi kapasitas kita sebagai seorang manusia biasa.Masih berhubungan dengan try and error, beberapa periode yang lalu, penulis mencicipi salah satu shared hosting yang terkenal di Indonesia, penulis tidak akan mencantumkan nama perusahaannya, karena tidak ada taken contract di dalamnya, haha... sedikit bercanda untuk melepas kepenatan yang telah memuncak.
Oke pada intinya shared hosting ini benar-benar sangat memuaskan, namun satu kekurangannya, fasilitas sendmailnya tidak disediakan secara default, "mati sudah", dalam benak penulis. Mengirim email menggunakan php itu benar-benar sangat penting, dan untuk mengirim email menggunakan php membutuhkan fasilitas sendmail, tapi anehnya hosting ini tidak menyediakan fasilitas tersebut. Hingga akhirnya penulis mengingat sesuatu yang pernah penulis lakukan pada kasus-kasus sebelumnya, Gmail memiliki SMTP server yang bisa anda manfaatkan kegunaannya sesuka hati. Artinya anda dapat menggunakan email gmail anda untuk mengirim email melalui hosting anda, anda tertarik? silahkan baca terus artikel ini. :) Dan secara otomatis masalah pengiriman email usai sudah.
PHPMailer memungkinkan anda menggunakan gmail anda untuk mengirim email melalui webhosting anda. Dan begitu juga dengan joomla pun memiliki fasilitas di bagian global configuration | system untuk dapat memanfaatkan gmail sebagai pengirim email default joomla.
Berikut adalah langkah-langkahnya:Masuk sebagai admin, kemudian ke bagian Global Configuration | Server
Mailer anda isi dengan SMTP Server
Mail From di isi dengan alamat email yang anda inginkan, email ini ditampilkan di bagian from email milik client
From Name di isi dengan Nama Pengirim yang anda inginkan
kemudian SMTP Authentication pilih yes
SMTP Security anda pilih yes
SMTP Port nya di isi dengan 465 -> ini adalah port default layanan smtp server gmail
SMTP Username nya di isi dengan alamat email gmail anda
SMTP Passwordnya di isi dengan password gmail anda
terakhir SMTP Host di isi dengan smtp.gmail.com
Save, dan secara otomatis gmail anda akan menjadi default email dari joomla anda. Dan anda bisa melihat fasilitas sent item di gmail anda untuk membuktikannya.
Selamat Mencoba.
Jumat, 04 Februari 2011
Membuat iklan otomatis pada cms joomla

Kita mungkin pernah melihat iklan yang otomatis terlihat ketika kita membuka situs detik maupun kapanlagi dan selalu ada bila kita mengeser mouse,dan akan hilang jika kita mengklik icon Close (x). Hal ini bisa juga kita gunakan untuk pemberitahuan atau pengumumuman di web pribadi kita di web yang berbasis joomla telah tersedia modul untuk melakukan hal tersebut
walaupun masih ada kekurangan tapi cukup membantu kita,modul itu bernama “Camp26 Sticky HTML”.
Adapun cara mengunakannya adalah sebagai berikut :
1. Download modul tersebut disini
http://extensions.joomla.org/extensions/search/1/Camp26%20Sticky%20HTML/
2. buka halaman admin
Disini saya mengunakan joomla versi 10.15
3. setelah masuk administrator,ambil menu installer dan pilih sub menu modul
4. upload modul “Camp26 Sticky HTML” yang telah kita download sebelumnya
5. kalau upload yang kita lakukan berjalan sukses akan terlihat pemberitahuan seperti ini:
6. Setelah itu kita klik “continue”
7. Kemudian kita mulai konfigurasi modul tersebut caranya,klik menu modul dan ambil sub menu side modul:
8. pilih modul yang kita upload sebelumnya (modul Camp26 Sticky HTML)
9. disini kita akan mengkonfigurasi modul tersebut
Pada modul joomla ini pada saat pengkonfigurasian dibagi dua bagian yaitu pada bagian detail seperti terlihat pada gambar :
Dan bagian parameter,seperti pada gambar
Kita mulai dari bagian detail
1. Pada tittle ,bisa kita ganti isinya sesuai dengan yang kita kehendakki misalnya kita ganti dengan nama “modul iklan” atau “modul pengumuman”
2. Pada show tittle ada dua pilihan,terserah kita apakah mau dilihatkan pilih “yes” kalau tidak kita pilih “no”
3. Pada aceess level terlihat tiga pilihan yaitu public,register,special itu terserah kita untuk memilihnya tergantung kegunaannya,tapi disini sebaiknya pilih public saja.
4. Pada published ada dua pilihan,jika ingin ditampilkan ke web pilih “yes” tapi jika tidak ingin ditampilkan pilih “no”
Untuk bagian detail telah selesai kita konfigurasi,berikut hasilnya :
Selanjutnya kita akan mengkonfigurasi pada bagian parameter:
1. Pada caching terdapat dua pilihan pilih “yes” kalau kita mempunyai tempat untuk meletakkannya dan pilih “no” jika tidak ada,disini saya sarankan untuk memilih “no”
2. Pada modul width adalah ukuran lebar pengumuman yang kita inginkan
3. Pada bagian html/java script,disilah pengumuman atau gambar yang ingin kita tampilkan ditempatkan,format yang bisa dimasukan disini hanya format java script/html saja,jadi tulisan atau gambar harus dibuat dulu dalam format “java script / html”,tapi jangan kuatir telah banyak situs yang menyediakan untuk itu, bisa dicoba disini http://www.addesigner.com
4. Pada bagian display mode terdapat dua pilihan jika kita ingin selalu menampilkan pada web kita pilih “always” tapi jika tidak pilih “oncepersession”,disini saya memilih “always”
5. Pada bagian enable fade,jika ingin memudarkan gambar kita pilih “yes”,tapi jika tidak pilih “no”,disini saya memilih “no”karena saya menginginkan pengumuman saya terlihat jelas
6. Pada bagian auto hide box,jika kita mengiginkan pengumuman hilang secara otomatis kita pilih “yes” tapi jika tidak pilih “no”
7. Pada bagian Time for Auto Hide Box kita bisa menseting waktu berapa lama pengumuman atau iklan kita ingin ditampilkan
8. Pada bagian Title for Hide Key,kita bisa menganti tulisan apa untuk perintah menutup pengumuman tersebut apakah “close” atau symbol “X’
9. Pada bagian clean js,clean css,clean html biarkan default.
Berikut tampilan setelah dikonfigurasi :
10 Setelah semua selesai kita konfigurasi klik icon “save”
11 Pilih menu site kemudian sub menu preview dan in new window untuk melihat hasilnya.Selamat mencoba ,semoga bermamfaat.
Penutup
Demikian cara pemakaian dan pengunaan modul joomla “Camp26 Sticky HTML”,modul yang banyak berguna untuk kepentingan bisnis maupun pribadi semoga berguna dan bermamfaat,tentunya tak ada gading yang tak retak tulisan ini jauh dari sempurna,karenanya saran dan masukan diharapkan dari pembaca.
Referensi
1. http://www.joomla.org
2. Cara mudah membangun Website interaktif mengunakan CMS joomla Penulis Yuhefizar,HAMooduto,Rahmat Hidayat
Selasa, 01 Februari 2011
Decrypt MD5

Kemarin seorang teman saya ia bertanya tentang Decrypt MD5, setelah saya coba cari jawaban nya, MD5 memang tidak bisa di decrypt, md5 adalah adalah one way encrypt tanpa bisa di decrypt, kalau bisa mungkin karena apa yang di encrypt itu terlalu mudah, coba saja kalau text yang mau di encrypt dengan md5 itu rumit, misalnya menggunakan simbol simbol @#$%^ dsb... pasti gak bisa di decript.
Sebagai tambahan teman2 yang mau mencoba tool decrypt md5 silahkan coba tool ini: http://md5decryption.com
*masukan: kalau teman2 ingin mengencrypt sesuatu dengan aman, gunakan 2x encrypt, pertama md5 setelah itu ecnrypt lagi dengan sha1
dijamin ga bisa di decrypt :D
Rabu, 26 Januari 2011
Mengamankan Halaman Login Administrator Joomla 1.5

Ok dari pengalaman2 nenek moyang saya nih yang lalu dalam membuat website banyak orang yang mencoba masuk ke halaman back end joomla kita melalui halaman administrator yang secara default berada di url http://www.situsmu.com/administrator/ karena secara default halaman yang digunakan untuk login ke administrator berada didalam folder yang bernama administrator. Hal ini membuat hacker meng-hack situs mereka dengan sangat mudah! Dampaknya adalah pencurian username dan password admin.
Ngak maukan website kamu dirusak-rusak dengan tangan2 jahil…..
OK… untuk mengganti nama folder tersebut kita tidak bisa dengan begitu saja dengan nama lain. Bukannya aman tapi justru yang kita dapat malah ERROR.
Ada beberapa ekstensi (extensions) Joomla untuk memproteksi halaman administrator baik yang bersifat gratis ataupun berbayar. Berikut ini terdapat sebuah plugins dan module yang dapat digunakan untuk memproteksi halaman administrator Joomla yaitu jSecure Authentication. Module jSecure Authentication mencegah seseorang untuk mengakses halaman login administrator dengan cara menambahkan kunci akses (key access).
1. Pertama kali, download file JSecure Authentication atau anda dapat mendownloadnya di situs resmi Joomla http://extensions.joomla.org).
2. Kalau sudah download sekarang Masuklah ke halaman login administrator masukan username dan password kamu kemudian klik login.
3. Pilih menu Extensions > Install/Uninstall
4. Klik tombol Browser, tentukan file yang akan diupload. Klik tombol Upload & Install dan Tunggu beberapa saat hingga proses instalasi berhasil mau ditunggu sambil minum kopi boleh juga.
5. Masuk ke halaman Administrator kembali. Pilih menu Module > Administrator Modules.
6. Pilih Administrator.
7. Temukan module jSecure Authentication kemudian klik.
8. Pada pilihan enable pilih yes kemudian Pada Parameter, masukkan kata untuk memproteksi halaman administrator. Selanjutnya, klik tombol Save untuk menyimpan perubahan.
9. Langkah berikutnya adalah langkah yang sering dilupakan penulis-penulis tentang jsecure yang ada di blog-blog yang ada di internet yaitu mensetting plugin jsecure itu sendiri. Caranya hampir sama dengan mesetting pada module pertama-tama pilih menu Extensions > plugin Manager
10. Temukan plugin jSecure Authentication kemudian klik.
11. Pada pilihan enable pilih yes kemudian Pada Parameter, masukkan kata untuk memproteksi halaman administrator. Selanjutnya, klik tombol Save untuk menyimpan perubahan.
12. Ujilah website anda, login ke halaman Administrator dengan cara menuliskan alamat URL http://domainmu.com/administrator. Apa yang terjadi ? !!!
13. Kini untuk masuk kehalaman administrator anda harus memasukkan ke url dengan alamat sesuai dengan key yang kita buat tadi yaitu http://www.domainmu.com/administrator/?nama_key_yang_dipakai ingat sebelum kata key yang kita pilih kita harus menggunakan tanda Tanya “?” jika tidak maka kita tidak akan masuk ke halaman login administrator.
Akhirnya selesai juga artikel saya, selamat mencoba, semoga bermanfaat........ !
Wordpress Offline Dengan Xampp

Bagi para pengguna wordpress yang ingin menggunakan wordpress secara offline….?, binggung ya karena yang ada itukan wordpress online..? disini kita bisa menggunakan perangkat aplikasi localhost xampp, yang sudah saya sediakan di sini. Penggunaan wordpress secara offline sangat berguna untuk merancang wordpress anda sebelum diupload, terutama untuk mengecek penampilan sebuah template dapat bekerja atau tidak. Anda bisa melakukan pengeditan posting sebelum tampil di internet, sehingga akan memperoleh hasil yang maksimal.
Setelah anda install piranti xampp di komputer anda, silahkan buka folder htdoc, kemudian anda buat folder baru (diberi nama misal: latihan), selanjutnya paste folder wordpress 2.8.2 di folder itu. selanjutnya buka browser dan ketik : localhost/phpmyadmin. Kemudian ketik nama database baru. (create database misal : latihan). Setelah itu ketik : localhost/latihan. selanjutnya klik wordpress selanjutnya anda harus mengisi form yang telah tersedia;
nama database : latihan
hosting : Localhost
user : root
password: (anda hiraukan saja)
prefix : (hiraukan saja)
klik next ,maka akan membuka halaman baru untuk install wordpress anda yang baru, selanjutnya anda akan mendapatkan password sementara yang bisa anda copy untuk login tinggal paste. Selanjutnya anda masuk di dashboard wordpress ada peringatan supaya anda mensetting ulang profil anda termasuk password anda, segera lakukan ini untuk mengganti password anda. supaya anda tidak lupa dengan password anda sendiri. Selanjutnya terserah anda, anda bisa mulai posting atau mau mengganti template. Sebab anda sekarang sudah mempunyai wordpress offline di komputer anda sendiri.
Sedikit tips, bila anda mau mengganti template silahkan buka explorer;
/xampp/htdocs/latihanwp/wordpress 2.8.2/wordpress/content/themes, kemudian paste folder themes anda yang baru, setelah itu anda buka di dashboard wordpress. appearance, themes, lalu pilih themes anda yang baru, maka anda dapat mencek apakah themes yang baru itu dapat bekerja dengan baik atau tidak. Kalau belum, anda bisa mulai mengedit di page editor themes. Selamat mencoba.